5 Sajian Wajib Saat Imlek yang Bawa Keberuntungan

 

 

 

 

 

 

 

 

Untuk beberapa masyarakat yang merayakan Tahun Baru Imlek, salah satu hal yang paling dinantikan adalah sajian-sajian khas yang wajib ada di rumah. Tahun Baru Imlek sendiri memliki tradisi yang unik dan penuh makna. Biasanya seluruh keluarga besar berkumpul sambil menikmati sajian khas yang telah disediakan. Sajian-sajian khas Tahun Baru Imlek ini tidak hanya lezat namun juga memiliki banyak filosofi. Mari kita cari tahu sajian khas Imlek apa saja yang membawa keberuntungan!

Kue Keranjang

                   

(Sumber: www.pegipegi.com)

Salah satu makanan yang paling identik dengan Tahun Baru Imlek adalah Kue Keranjang. Makanan dengan cita rasa manis dan tekstur kenyal ini terbuat dari tepung beras, gula merah dan minyak sayur. Kue keranjang ini berbentuk bulat dan umumnya ditempelkan kertas berwarna merah di atasnya. Kue keranjang ini sering juga ditumpuk dari ukuran yang paling besar hingga paling kecil menjulang ke atas. Hal ini bermakna bahwa akan ada rejeki kemakmuran yang akan meningkat. Tekstur kue keranjang yang lengket dan manis juga dipercaya akan mengakrabkan hubungan antar keluarga.

Mie Goreng

(Sumber: www.happyfresh.id/blog )

Mie goreng atau mie panjang atau nama lainnya adalah shiu mie adalah salah satu makanan keberuntungan masyarakat Tionghoa. Makanan satu ini adalah salah satu makanan wajib yang selalu ada di perayaan Tahun Baru Imlek. Tata cara memakan shiu mie ini pun sangat unik. Seluruh keluarga berkumpul dan memanjatkan harapan masing-masing, lalu mie ini harus dimakan tanpa harus digigit. Jadi mie ini tidak boleh digigit sampai terputus. Mie ini hanya boleh dikunyah ketika seluruh makanan telah masuk dalam mulut. Makanan satu ini melambangkan keberuntungan, panjang umur dan rejeki yang berlimpah.

Yu Sheng

(Sumber: id.theasianparent.com)

Makanan khas Imlek selanjutnya adalah Yu Sheng atau semacam salad sayur khas Tiongkok. Makanan ini berisi salah sayur dengan isian wortel atau lobak dan juga ikan segar seperti salmon atau tuna. Selain itu ditambah dengan campuran saus berupa minyak wijen, gula pasir, merica dan minyak goreng. Filosofi makanan ini adalah lambing kekerabatan dan kebersamaan. Karena satu porsi ini harus dimakan bersama seluruh anggota keluarga. Seluruh anggota keluarga mengaduk yu sheng secara bersamaan sambil saling mengucapkan Tahun Baru Imlek, kemudian diangkat setinggi-tingginya. Semakin tinggi diangkat maka dianggap semakin baik dan lambang bahwa harapan akan terkabul.

Jeruk Mandarin

(Sumber: www.unsplash.com)

Simbol dari hadirnya Tahun Baru Imlek adalah jeruk mandarin. Buah jeruk mandarin sendiri dipercaya oleh masyarakat Tionghoa sebagai pembawa kemakmuran dan harta yang berlimpah. Buah jeruk ini juga dilambangkan sebagai rezeki yang selalu bertumbuh. Buah jeruk biasanya disajikan beserta daun dan tangkainya. Agar seluruh filosofi yang dan harapannya bertumbuh.

Manisan

(Sumber: www.idntimes.com)

Makanan ringan yang selalu disediakan saat Tahun Baru Imlek adalah manisan. Manisan biasanya disajikan didalam kotak yang berbentuk segi delapan yang biasa disebut dengan prosperity box. Biasanya diisi dengan 8 camilan yang  berbeda yang memiliki filososfi yang berbeda. Manisan biasanya diisi dengan melon yang bermakna perkembangan dan kesehatan. Kelapa yang melambangkan persahabatan dan persatuan. Lalu, jeruk kumquat yang memiliki arti emas dan kemakmuran. Selanjutnya, lengkeng yang berarti banyak anak. Biji teratai melambangkan kesuburan,  leci melambangkan ikatan keluarga yang kuat, kacang tanah berarti panjang umur dan semangka merah memiliki filosofi kebahagiaan dan kejujuran.

Ternyata cukup banyak ya IMOs makanan wajib saat perayaan Imlek dan ternyata memiliki banyak filosofi ya! Semoga semua yang merayakan mendapatkan keberkahan dan keberuntungan. Selamat merayakan Tahun Baru Imlek, IMOs!

Sumber: www.popmama.com