Hindari 3 Kesalahan yang Sering Terjadi di Warung!

 

 

 

 

 

 

 

 

Mengelola warung atau toko kelontong ternyata bukan hal yang mudah. Dalam mengelola warung, kamu membutuhkan penanganan terbaik terutama dalam menghadapi pembeli. Warung kelontong sendiri biasanya sangat mudah ditemui di pemukiman atau di pinggir jalan, dengan banyaknya persaingan ini kamu harus selalu mempunyai strategi dan jangan sampai menyepelekan suatu hal yang akan menjadi kesalahan fatal. Jadi kamu harus meminimalisir dan menghindari kesalahan yang sering terjadi di warung. Berikut ini ada beberapa hal yang harus kamu hindari.

 

Tidak Mempunyai Pembukuan yang Jelas

Warung kelontong rumahan biasanya dimulai untuk tambahan pemasukan pemiliknya dan cenderung sangat fleksibel mengikuti kondisi pemiliknya. Nah terkadang dengan adanya fleksibilitas ini, pemilik warung jadi mengabikan pembukuan yang rini sehingga perputaran modal dan barang dagangan jadi ga kelihatan. Dengan adanya pembukuan yang jelas, kamu dapat lebih mudah untuk mengelola tokomu. Kamu bisa mengetahui jumlah modal, jumlah penjualan, jumlah barang dan beberapa pengeluaran rutin untuk operasional warung. Sebaiknya kamu mempunyai pembukuan yang jelas supaya bisa melihat perkembangan toko dari hari ke hari.

  

Mudah Memberikan Hutang

Karena sebagian besara konsumen warung adalah orang-orang sekitar atau tetangga yang sudah kamu kenal, maka biasanya pemilik warung akan dengan mudah memberikan hutang. Namun, dengan cara ini kamu akan membuat hutang menumpuk sehingga tidak bisa memutarkan modal untuk membeli stok di warung. IMOs perlu ingat bahwa menagih hutang itu lebih sulit daripada memberikan hutang, jadi sebaiknya kamu menghindari ini ya.

 

Tidak Memperhatikan Kualitas Produk

Ini adalah kesalahan yang sering terjadi di warung. Apabila kamu tidak teliti dan tidak punya pembukuan mengenai catatan produk di warung, kamu jadi tidak punya informasi mengenai tanggal kadaluarsa suatu produk atau produk yang disimpan tidak sesuai dengan saran penyimpanan yang menyebabkan penurunan kualitas produk. Hal ini bisa membuat pembeli kecewa apalagi sekarang pembeli jauh lebih cerdas dan akan memperhatikan tanggal kadaluarsa dan kondisi suatu produk sebelum membeli barang. Ini akan menjadi langkah yang buruk untuk warungmu karena strategi marketing melalui promosi mulut ke mulut adalah dari pembeli yang puas dengan pelayanan tokomu. Kalau pembeli tidak puas, maka mereka tidak akan merekomendasikan warungmu ke keluarga atau kenalannya.

 

Nah, jadi itu dia beberapa kesalahan yang sebaiknya kamu hindari untuk warungmu. Pastikan untuk selalu memberikan yang terbaik untuk warungmu ya IMOs!