Ketahui Ciri Minyak Yang Sehat Untuk Keluarga

 

 

 

 

 

 

 

 

Di Indonesia memasak dengan cara menggoreng tentu sudah lazim bahkan dominan dilakukan. Rata-rata masakan Indonesia pasti diolah dengan cara digoreng menggunakan minyak. Namun ternyata, keberadaan minyak goreng pada makanan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan. Karena kandungan lemak jenuh yang dianggap bisa meningkatkan kadar kolesterol dan risiko gangguan jantung.

Tentu kamu mau yang terbaik untuk suami, istri, anak, maupun orang tuamu, kan? Kebiasaan buruk yang menggunakan minyak berkali-kali sampai berubah warna menjadi gelap sudah seharusnya kamu hindari. Minyak yang digunakan berulang kali pakai bisa membahayakan kesehatan. Sebab, minyak goreng akan mengalami proses degradasi dan oksidasi, sehingga warnanya menjadi lebih gelap setelah dipakai beberapa kali. Minyak goreng juga akan mengalami proses dehidrasi, di mana kadar air di dalamnya akan hilang. Ini berdampak pada tingkat konsistensinya yang lebih kental, lalu membentuk radikal bebas yang bisa membahayakan kesehatan. Alih-alih berhemat, orang tersayang yang jadi korban. 

 

Mulai sekarang pikirkan lagi prioritasmu untuk keluarga. Kamu harus teliti dalam memilih minyak goreng dengan tujuan agar terhindar dari gangguan kesehatan. Ternyata ada cara paling mudah nih IMOs yang dapat kamu lakukan dengan memperhatikan cirinya. Seperti apa sih minyak goreng sehat yang layak konsumsi?

 

  • Komposisi

Langkah pertama yang paling mudah dilakukan adalah membaca label kemasan. Sebelum memutuskan untuk membeli minyak goreng, kamu sangat disarankan untuk membaca secara teliti label kemasannya terlebih dahulu. Hindari minyak goreng dengan komposisi lemak yang tinggi, khususnya minyak jenuh dan hydrogenated oil.

 

  • Warna

Nah, yang paling mudah yang bisa langsung kamu nilai ketika melihat minyak goreng adalah warnanya. Ciri dari minyak goreng sehat dan layak dikonsumsi biasanya berwarna bening dan jernih. Jadi, big no ya IMOs untuk minyak goreng yang warnanya sudah gelap…

 

  • Aroma

Minyak goreng sehat tentu saja memiliki aroma yang khas. Pasalnya, minyak goreng yang sudah lama tentu akan beraroma tidak sedap karena telah mengalami kerusakan. Jika minyak ini dikonsumsi, maka, potensi gangguan kesehatan akan meningkat.

 

  • Tidak Mudah Beku

Minyak goreng sehat dan layak konsumsi adalah minyak yang tidak mudah beku. Ini juga bisa menjadi tanda bahwa minyak tersebut mengandung sedikit lemak jenuh, sehingga bisa menurunkan risiko gangguan jantung akibat penumpukan kolesterol jahat.

 

  • Menyerupai Air

Terakhir, tanda dari minyak goreng sehat dan layak konsumsi adalah teksturnya yang menyerupai air atau memiliki karakter yang tidak lekat. Dengan ciri ini, minyak goreng tidak akan terserap berlebihan ke dalam makanan, sehingga tidak menimbulkan gatal di tenggorokan.

 

Selain memperhatikan ciri diatas, kamu juga perlu memperhatikan cara memasaknya. Berikut ini cara menggunakan minyak goreng agar tetap sehat dan layak konsumsi:

  • Gunakan minyak secukupnya.
  • Panaskan minyak di suhu yang sedang, jangan terlalu tinggi.
  • Sebelum memasukkan makanan, pastikan minyak telah panas terlebih dahulu.
  • Gunakan kertas atau tisu sebagai alas makanan yang telah digoreng agar minyak berlebih dapat meresap di kertas atau tisu tersebut.
  • Jangan menggunakan minyak berulang kali pakai. Batas maksimal penggunaan minyak goreng adalah 3 kali. Lebih dari itu, kamu dianjurkan untuk menggunakan minyak goreng baru meskipun minyak yang sudah digunakan masih cukup jernih dan telah disaring.

 

Sumber: www.halodoc.com

 

Stok produk-produk berkualitas dan terjangkau di IDMARCO.com dan dapatkan kemudahan berbelanja grosir online + GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia.